THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 12 Februari 2010

SAHABATT NUMERO UNO :))

Pagi itu ketika jam istirahat berbunyi,, teeeeeeeettttttttttt (hihi aneh bgt bunyinyahh..ck)
Tari : girls, kantin yukss ! (seraya merangkul pundak yessi dan widi)
Widi&Yessi : ayokkksss !!
(sepanjang perjalanan menuju kantin, mereka bercanda tiada habisnya..)

sampai di kantin belakang, mereka memilih tempat duduk di pojok kanan tempat favourite mereka...
tari : makkan appa kitta ??
widdi : hmmmm appa ajja bollehh :D
Yessi : ya uddahh pesenn yok ! lapper berat ni gue..
Widdi : gw mie ayam ahhhhh....
Tari : idihhh gw jaddi bingung.. (sambil garuk-garuk kepala)
Widdi : ahh lola lo ahh !
seketika mereka memilih makanan dan kemudian kembali ke tempat untuk menyantapnya, tiba-tiba Rio menghampiri.
Rio : ei, ei, ei, ei, ei... assikkkk nih makan. traktir dong gue.
Yessi : hey man ! 2010 masih ajah minta traktirr.. :p
Tari : ma'lum anak keluaran zaman kebo gitu tuh. hahahahha :D
Rio : kacrud lo !
eh sabtu besok cabut aja yok !!
widdi : ngapain ? kmane dah ?
rio : nonton kek', jalan kek' .yang penting ga blajarrr. maless gw
(seraya menepuk pundak tari)
Tari : sial lo ! untung gue ga mati keselek !! (dengan segera mengambil minum)
yessi&widi : hahahahahahaha :D
widdi : kalo nonton, emang appaan yang lagi "in ?
rio : kita liat aja nanti itu mahh
widdi : okelahkaloterigu :)
tari : "......kalobegitu" odongg :D
widdi : eh kbetulan tanggal 15 nya kka gw ultah, bantuib gw cari kado ye..
yessi : sip sip
bel pun berderring mengakhiri pembicaraan mereka.
Widdi : hahh maless bangett gw blajar mulu..
Rio : heh nyongg dah mau ulangan juga.. caw yo ah !
Mereka masuk ke kelas kembali.

dua hari berikutnya, tepatnya hari sabtu. Mereka benar-benar tidak mengikuti pelajaran. Widi dan rio telah sampai ke tempat dimana mereka berempat ingin nonton.
Widi : ah si mamen lama bener datengnya… (sambil melihat jam di tangannya yang sudah genap pukul 10 pagi).
Rio : coba telepon, biar gw yang telepon yessi. (bergegas mengambil handphone).
Tutt…tutt…tutt…
Dari saluran lain menanggapi..
Yessi : ya hallo.. sorry banget yo,, tiba-tiba ajah badan gw ga enak..kayaknya gw ga bias ikut kalian deh…
Rio : yahh yessi…. Masa bertiga doang.. ga seru dongg
Yessi : yaa gpp lahh.. skaliskali tanpa gw gitu. Hhehe
Rio : yahh gag OK lo ah !
Yessi : hehe. Peace boy ! salam aja ya buat widdi. Barru aja gw mao nelpon.. hihi
Rio : huwwww… okelahh… bye
Sambil memasukkan hanphonenya, rio langsung bilang kepada widdi.
Rio : ahh si yesi ga jaddi ikut wid, dy sakit dadakan katanya.
Widdi : ah tuh anak addeadde ajje dah !! gw nelpon tari ga diangkat pula..
Tiba-tiba Hp. Widdi berdering.
Widdi : tarri nih yo !
Heh lama amat lu !
Tari : maaf ya wid gw ga bisa ikut, daritadi gw buang air mulu nih. Lemes gw.
Widdi : yahh..yesi ga ikud, elo ga ikud juga . masa gw ama rio doing. Ga seru lo ah !
Tari : gag gitu widd,, lu ngerti gw kan ?
Widdi : iye dah iya.. yaudah moga cpet sembuh aja lu.
Tari : iya wid thanks. Babayy
Widdi : bye
(mematikan Hp.nya)
Widdi : hah cape gw ama mamen ama yesonk.. sakit bias barengan giru, ga ngabarin pula.
Rio : terus sekarang gimana dong ?
Widdi : udah sampe sini, mau pulang ?
Rio : yaa gak lah ! assikk bisa jalan juga gw berdua ama elo. Haha :D
Widdi : cacat lo !
Ya udah ayo kita masuk

Setelah berjam-jam mereka nonton, makan, hunting kado, dll. Mereka memutuskan untuk pulang.
Di perjalanan, mereka tak ada berhentinya membicarakan film yang mereka tonton tadi. Tiba-tiba rio memotong pembicaraan.
Rio : wid,, hmmmmm
Widdi : knapa yo ?? laper lagi lo ? dasar perud karung. Hahahahaha :D
(sambil menepuk punggung rio).
Rio : serius wid !
Widdi : oya ?? appa appa ?
Rio : sbenernya gw dah lama pengen ngomong ini ama lo .tapi…….
Widdi : apa sih ?
Rio : gw suka ama lo.
Widdi : (speechless). Mmm.. bner ?
Rio : iya, tapi gue takut ama yesi ama tari. Kan ga boleh ada kisah kayak lagu “sahabat jadi cinta”. Tapi itu terjadi ama gw .. gw mulai suka ama lo. Gmana wid ? lo mao jadi pacar gw ga ?

[+/-] LANJUDKANN...

Rabu, 20 Januari 2010

5 Planet Terbaru Telah Ditemukan


NASA, badan pengamat antariksa US telah menemukan lima planet baru yang memiliki ukuran range antara ukuran planet Neptunus dan Jupiter, planet terbesar di system solar bumi. Lima planet tersebut disebut juga exoplanet yang berada di lokasi jauh di luar angkasa, dan orbit bintang yang lebih panas dan lebih besar daripada matahari.

Termperatur dari kelima planet baru tersebut antara 2,200 hingga 3,000 derajat Fahreinheit, suhu yang panas dan tidak cocok untuk didiami. Range orbit sekitar 3.3 hingga 4.9 hari. NASA mengungkapkan penemuannya tersebut hasil dari pengamatan menggunakan telescope Kepler. NASA kemudian memberi nama lima planet tersebut dengan nama Kepler 4b, 5b, 6b, 7b, dan 8b.

Bahkan, sebelumnya dalam misi telescope Kepler, NASA juga menemukan HAT-P-7, exoplanet lain yang berada sekitar 1,000 tahun cahaya dari bumi. Kepler tidak menyajikan secara visual dimana planet ditemukan, namun hanya mendeteksi keberadaannya dengan melacak tingkat cahaya bintang, yang terjadi ketika sebuah planet memutari orbit melewati matahari.(h_n)

[+/-] LANJUDKANN...

Tenaga IT Indonesia Masih Buram


Suryo Suwignjo, Presdir IBM Indonesia, mengungkapkan bahwa industri IT di Indonesia akan meningkat sekitar 12 hingga 15 persen pada tahun ini. Oleh karena itu, kebutuhan akan tenaga IT akan mengikuti pertumbuhan industri tersebut. Hal senada juga diungkapkan oleh Dirjen Aplikasi Telematika (Aptel), Cahyana Ahmadjayadi, bahwa pemerintah Indonesia belum bisa menentukan jumlah kebutuhan tenaga IT karena memang masih buram belum tahu jumlahnya.

Cahyana mengungkapkan bahwa industri IT di Indonesia telah berkembang pesat, sehingga pemerintah belum bisa mengidentifikasi jumlah kebutuhan tenaga IT. Menurut Cahyana, diperkirakan ada sekitar 600 perusahaan software yang masih memerlukan banyak tenaga ahli IT. Menurut Cahyana, setidaknya dibutuhkan dua orang tenaga ahli dalam 123 kabupaten di Indonesia, belum termasuk pemerintah pusat dan department lainnya. Untuk itu, pemerintah telah mengeluarkan Telematika Outlook dan blue print telematika mengenai perkembangan industri telematika di Indonesia per tahun.

Namun, Suryo juga mengungkapkan kendala yang menghambat meningkatnya jumlah tenaga ahli IT, sperti adanya kurikulum pendidikan di Indonesia yang masih kurang cocok dengan perkembangan dunia IT. Akibatnya banyak tenaga IT yang ‘mismatch’ dengan kebutuhan industri IT. Selain itu, menurut Suryo, masih kurangnya tenaga pengajar IT yang ahli atau yang mumpuni ketika mengajar baik di sekolah atau di bangku perkuliahan. Banyak kendala lain dari para pengajar IT, seperti pertimbangan antara gaji yang kecil namun tidak berkembang atau memilih bekerja di perusahaan di industri IT dengan gaji yang besar, namun ternyata kemampuan yang dimiliki tidak mendukung.

Untuk itu, para professional IT dari IBM dan mahasiswa IT UPH (Universitas Pelita Harapan) Jakarta, telah memperkenalkan program CEIS (Career Education in IBM Software) yang bertujuan untuk memberikan bekal kepada mahasiswa dengan kemampuan yang dibutuhkan di dunia kerja industri IT. Program ini akan memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada mahsiswa mengenai kejadian di lapangan kerja dan berbagai profesi lainnya. Oleh karena itu, IBM dan UPH mengaharapkan agar dengan program CEIS ini dapat lebih meningkatkan kecakapan mahasiswa dalam dunia kerja nantinya.

(./h_n)


[+/-] LANJUDKANN...

Kamis, 17 Desember 2009

JellyFish Band



Jellyfish mulai terbentuk diakhir tahun 2008,di saat bulan Desember. Dipertengahan bulan tahun 2008, jellyfish masih bernama “Flush Unko Bye-Bye” yang dahulu mencover lagu-lagu dari Antic Café (an-café) dengan 5 personil yaitu Kay, Taku, Iru, Bio, Tian.Di bulan November 2008 terjadi perpecahan di band ini karena sang vokalis Kay akan melanjutkan studinya di Jepang, dan terpaksa Flush pun kosong vokalis.Akhirnya keempat personil yang tersisa memutuskan untuk mencari vokalis baru. Di bulan November 2008, Flush pun berganti nama menjadi Jellyfish, Posisi vokalis diganti oleh Aria.
Jellyfish pun berganti genre musik dari oshare kei ke Visual kei Contoh : Alice Nine, Vidoll, TheGazette,dll. Lagu-lagu yang dimainkan Jellyfish kebanyakan bernuansa J-rock dan sedikit sentuhan-sentuhan J-pop juga didalamnya.
Jellyfish atau biasa disingkat dg nama “J.F” ini terbentuk oleh 5 personil yaitu Aria (vokal), Taku (gitar), Bio (gitar), Iru (bass), Tian (Drum), dan juga Aline (manager) yang selalu setia mendampingi jellyfish setiap saat. Disetiap live performance Jellyfish juga memiliki beberapa personil additional seperti Dayat (keyboard ) dan Ryo(keyboard). Walaupun saat ini Jellyfish masih menjadi covering band tapi ini tidak menutup kemungkinan Jellyfish untuk berkarya dengan lagu-lagu original pula.
Jellyfish juga terus berusaha keras untuk berkembang dan lebih baik lagi dalam bermusik untuk kedepannya, dan meningkatkan kualitas musik sebaik-baiknya untuk lebih maju di dunia permusikan J-indo maupun Publik di masa depannya.
aaamiin...

see more on :
http://www.facebook.com/group.php?gid=99024542741#/Jellyfish.Band?v=info&ref=ts

kunjungi forumya di :
http://z10.invisionfree.com/Jellyfish_addiction

[+/-] LANJUDKANN...

Sabtu, 28 November 2009

Agnes Monica Jadi Favorit di MIA 2009



Rabu (25/11/2009) malam, MTV Indonesia Awards (MIA) kembali digelar. Penyanyi Agnes Monica pun sukses menjadi jawara di nominasi Most Fav. Female Artist.

"Penghargaan ini saya tujukan untuk anak-anak muda yang percaya dengan mimpinya," ujarnya saat menerima penghargaan tersebut di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2009).

Di kategori Most Fav. Female Artist, Agnes berhasil mengalahkan beberapa penyanyi lainnya. Di antaranya penyanyi senior Melly Goeslaw, BCL, Gita Gutawa dan Sherina yang sebelumnya sukses meraih penghargaan Best Video Of The Year.

Band remaja Pee Wee Gaskins menjadi juara di kategori Best Cutting Edge Artist. Lewat lagu andalan 'Di balik Hari Esok', mereka menundukan Superman Is Dead, Netral, Rocket Rockers dan Endah & Rhesa.

Sementara penghargaan Best Model On Clip diraih oleh Fitri Tropika. Ia sukses mendapat penghargaan itu lewat aksi kocaknya di video klip 'Status Palsu' milik Vidi Aldiano.

[+/-] LANJUDKANN...

Cinta Laura Tiru Lady Gaga



Kepopuleran Lady Gaga sampai juga ke telinga aktris yang kini mencicipi dunia nyanyi, Cinta Laura. Cinta pun meniru gaya Lady Gaga di album terbarunya.

Cinta meniru penyanyi asal Amerika Serikat itu dalam single terbarunya 'Uang atau Cinta.' "Genrenya electro pop seperti Lady Gaga," jelas dara 16 tahun itu saat ditemui di Jl. Gaharu 2, No. 18, Cipete, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11/2009).

Rupanya bukan hanya Lady Gaga yang ditiru Cinta di album terbarunya. Untuk rilis album perdananya pada 23 Januari mendatang, dara keturunan Jerman itu mencoba mengaplikasikan konsep saat Black Eyed Peas manggung di acara The Oprah Winfrey Show.

"Konsepnya bombastis karena akan ada 3.000 dancer," tuturnya.

Cinta cukup optimis album terbarunya bisa diterima. Apalagi belum lagi dirilis, single andalan dari album tersebut, Uang atau Cinta' sudah dipilih untuk menjadi soundtrack sebuah game online.

"Lagu ini dipakai untuk game online dance yang punya dua juta member," ujar Cinta yang tidak suka menyanyikan lagu bertema sakit hati ataupun mendayu-dayu.

[+/-] LANJUDKANN...

PETERPAN RAHASIAKAN NAMA BARUNYA



Ariel, Lukman, Reza dan Uki kini tak lagi memakai nama Peterpan saat manggung. Memakai nama baru? Belum. Tak mau dicontek band lain, Ariel cs masih merahasiakan nama baru band mereka.

"Kalau dikasih tahu bahaya. Main aman saja. Takut dipatenin orang," ujar Ariel saat ditemui usai tampil di MTV Indonesia Awards 2009 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (25/11/2009) malam.

Nama baru pengganti Peterpan akan diumumkan Ariel dan kawan-kawan pada Januari 2010 mendatang. Kabarnya pengumuman nama tersebut dibarengi dengan peluncuran album baru.

Sejak tak lagi memakai nama Peterpan, para pria asal Bandung itu menggunakan nama mereka masing-masing untuk manggung. Ariel, Lukman, Reza dan Uki itulah sebutan sementara untuk band dengan hits 'Ada Apa Denganmu' tersebut.

Selain mempunyai nama baru, kini juga ada lagi yang gres dari Ariel cs. Mereka menambah pesonil yaitu David sebagai bassis.

David didapat melalui audisi. Setelah ngejam bareng, ternyata permainannya dianggap cocok dan akhirnya mulai eksis bersama Ariel cs di album 'Hari Yang Cerah...

[+/-] LANJUDKANN...

JAZZ GOES TO CAMPUS DATANG LAGIIIII



Jazz Goes To Campus (JGTC) datang lagi. Dalam usianya yang ke-32 ini, JGTC menghadirkan dua musisi dari negara tetangga, Singapura dan Malaysia.

Olivia Ong & O2Q dan Tokyo Blue akan eksis di JGTC ke-32 yang digelar Minggu (29/11/2009). Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, JGTC diadakan di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia.

Ada tiga panggung yang siap memeriahkan JGTC ke-32. Sekitar 35 artis lokal dan internasional akan mengisi tiga panggung tersebut.

Pagelaran JGTC ke-32 mengambil tema “Sense of Rejuvenation”. Arti kata rejuvenation itu sendiri mencoba mengambil esensi dari pembaharuan, revitalisasi, penyegaran kembali, ataupun menghidupkan kembali musik jazz di Indonesia.

Siap menonton JGTC? Ini dia daftar sebagian artis yang akan tampil, Balawan Quartet feat. Didiet Violin, Barry Likumahuwa, & Ireng Maulana, Olivia Ong & 02Q, Tokyo Blue, YWF (Yovie Widianto Fusion Band), ESQI:EF (Syaharani and The Queenfireworks), Maliq & d'Essentials, Barry Likumahuwa Project feat. Margie Segers, ecoutez!, Andre Hehanusa and 20:20 Star, Soulvibe dan masih banyak lagi.

[+/-] LANJUDKANN...

Jumat, 20 November 2009

Jelang Konser Singapura, Green Day Sibuk Urusi Penghargaan



Konser terdekat Green Day dengan Indonesia akan berlangsung di Singapura, 14 Januari mendatang. Tapi sebelumnya Green Day sibuk mengurusi penghargaan.

Di Roseland Ballroom, New York, 19 November waktu setempat Green Day berhasil menyabet penghargaan tertinggi, Best Performing Woodie Awards 2009. Mereka bersanding dengan King of Leon yang mendapat piala Woodie of the Year. Sayangnya Green Day tak bisa hadir dan hanya muncul via video.

Belakangan, band trio punk itu memang sedang konsen mengurusi hal lain. Teater 'American Idiot' yang terinspirasi dari album mereka tengah berlangsung di Berkeley, California. Banyak tanggapan positif dari pada kritikus untuk pertunjukan tersebut.

Dikutip detikhot dari LA Times, Jumat (20/11/2009) Billie Joe Armstrong cs berharap pertunjukan itu memenangkan piala Grammy 2010. Bicara soal penghargaan, pelantun hits '21 Guns' itu juga akan eksis di American Music Awards pada 22 November mendatang.

Green Day dipastikan akan tampil di acara tersebut. Mereka juga berhasil mendapatkan nominasi Best Alternative Rock. Green Day bersaing dengan Kings of Leon dan Shinedown.

Sementara urusan penghargaan jalan terus, band yang baru saja bangun dari cuti panjangnya itu tetap menjalankan sejumlah konser. Delapan konser Green Day akan berlangsung di Australia selama Desember. Disusul dengan dua konser di New Zealand. Sebelum tampil di Singapura mereka akan mampir ke Bangkok, Thailand

[+/-] LANJUDKANN...

Nidji Sedih Penggemarnya Jadi Fans D'Masiv



Belum lama ini, Nidji sedih kehilangan salah satu fans setianya yang bernama Ayu. Setelah sekian lama mengikuti karir Giring Cs, kini perempuan itu memilih untuk menjadi Masiver alias penggemar D'Masiv.

Giring mengaku Ayu sering ikut kemana pun Nidji menggelar konser. Bahkan beberapa kali, ia sempat menyambangi rumah Giring pagi-pagi hanya untuk menemuinya.

"Tapi sekarang dia sudah jadi Masiver," ujar sang vokalis saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (20/11/2009) malam.

Namun Giring enggan untuk mengungkapkan kenapa Ayu berpindah haluan. Ia hanya merasa tenang karena Ayu sudah punya komunitas baru.

"Merasa tenang juga karena kalau dia (Ayu) ngikutin kita kemana-mana nggak ada yang jagain," jelasnya.


[+/-] LANJUDKANN...

Rabu, 11 November 2009

Unintended [Muse]


You could be my unintended
Choice to live my life extended
You could be the one I’ll always love
You could be the one who listens to my deepest inquisitions
You could be the one I’ll always love

I’ll be there as soon as I can
But I’m busy mending broken pieces of the life I had before

First there was the one who challenged
All my dreams and all my balance
She could never be as good as you

You could be my unintended
Choice to live my life extended
You should be the one I’ll always love

I’ll be there as soon as I can
But I’m busy mending broken pieces of the life I had before

I’ll be there as soon as I can
But I’m busy mending broken pieces of the life I had before

Before you

[+/-] LANJUDKANN...

Senin, 02 November 2009

FAKTOR LINGKUNGAN, KUNCI PENGEMBANGAN BAKAT ANAK


Lingkungan menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan dalam pengembangan bakat anak, karena faktor lingkungan yang memungkinkan tidaknya anak dapat melakukan kegiatannya serta mengaktualisasikan kemampuannya yang masih bersifat potensial. Dengan demikian, meskipun anak berbakat dalam bidang tertentu tetapi bila tidak didukung oleh lingkungan belajar yang kondusif termasuk keberadaan sarana prasarananya, mustahil anak dapat mengembangkan bakatnya secara optimal.
Demikian dikatakan oleh Drs. Syamsudi, SU Kons, Dosen Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (FIP UNY) dihadapan tidak kurang dari 190 kader Bina Keluarga Balita (BKB), Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Guru Taman Kanak-kanak (TK), Penyuluh KB dan Keluarga yang memiliki anak balita pada saat seminar sehari yang bertema “Optimalisasi Proses Tumbuh Kembang Anak melalui Pengembangan Minat dan Bakat Anak” di Balai Desa Wates, Kecamatan Wates, Kulonprogo, Senin (20/7). Penyelenggara seminar adalah Forum Komunikasi Institusi Masyarakat Pedesaan (FK IMP) Kabupaten Kulon progo dibawah koordinasi Supardi HS bekerja sama Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Cabang Kulonprogo pimpinan Samsudi, SS dan Sanggar Karya Tulis Keluarga ”Nidya Pena” Salamrejo, Sentolo yang dikelola oleh Drs. Mardiya.
Dalam acara yang juga dihadiri unsur TP PKK Kabupaten Kulonprogo Ny. Mulyono sekaligus yang memberi sambutan dan membuka acara, Ka Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPDP dan KB) Kabupaten Kulonprogo Drs. Krissutanto, Kabid KB Drs. HM Dawam dan Kabid KS Drs. Harminto, MM tersebut Syamsudin menambahkan, selain faktor lingkungan dan ketersediaan sarana prasarana, orangtua dan guru memiliki peran yang tidak kecil dalam pengembangan bakat anak. Karena orangtua dan guru dapat memberi stimulan agar anak dapat merespon sesuai dengan kemampuannya, dengan demikian bakat anak dapat berkembang.
Bakat (aptitude) itu sendiri menurut pakar pendidikan yang sekarang juga aktif jadi dosen di Universitas Ahmad Dahlan ini, merupakan kapasitas untuk melakukan sesuatu untuk masa depan atau kemampuan potensial. Keberbakatan anak tidak hanya ditinjau dari segi kecerdasan tetapi juga dari segi prestasi, kreatifitas, dan karakteristik pribadi dan sosial
lainnya dari kemampuan yang bersifat potensial maupun aktual. Dengan demikian anak yang berbakat akan menunjukkan kemampuan unjuk kerja tinggi di dalam aspek intelektual, kreativitas, seni, kepemimpinan atau bidang akademik tertentu. Ciri-ciri penting dari anak yang berbakat antara lain memiliki ingatan yang kuat, mampu belajar lebih cepat, mampu berkonsentrasi lebih lama, senang melakukan eksplorasi dan memiliki keingintahuan yang besar.
”Selain beberapa ciri di atas, anak yang berbakat akan memiliki keinginan yang kuat untuk belajar, memiliki tenaga yang kuat dan tidak cepat lelah, lebih suka bermain dengan orang atau anak yang lebih tua, memiliki humor yang baik serta menunjukkan kepemimpinan yang tinggi dan kemampuan sosial yang baik disamping memiliki perbendaharaa kata yang jauh lebih baik daripada anak normal” kata Syamsudin.

[+/-] LANJUDKANN...

PELATIHAN MINAT DAN BAKAT “Menumbuhkan Talenta dalam Pengembangan Karier”



Membaca, sekilas terlihat hanya sebagai satu kata yang simple and easy to be done, akan tetapi apabila kita menilik pada realitas di masyarakat, satu kata ini justru menjadi momok bahkan sebagian kalangan sangat tidak familiar atau mungkin alergi dengan satu kata kerja ini. Yang lebih ironis lagi, hal ini telah melanda sebagian besar masyarakat di negeri ini. Ini bagaikan suatu penyakit kronis yang telah merasuki bahkan menghinggapi hampir sebagian besar penduduk di negeri ini, tidak saja melanda kaum tua, kaum muda bahkan anak-anak sekalipun.
Membaca merupakan sesuatu problem yang sangat krusial bagi bangsa ini, baik bagi generasi yang terdahulu, generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. Apabila kita cermati maka fenomena ini dapat terjadi oleh beberapa faktor diantaranya adalah :
Yang pertama, sebagian besar masyarakat kita bukan berasal dari well-educated group yang mengenyam jenjang pendidikan yang memadai, sehingga tidak mengenal habit untuk membaca.
Yang kedua adalah tingkat pendapatan masyarakat kita masih rendah sehingga tidak memiliki cukup budget untuk membeli bahan bacaan seperti buku, majalah, surat kabar dan lainnya .
Yang ketiga : Adanya persepsi yang salah kaprah yang menyatakan bahwa membaca itu tidak penting dan tidak dapat menghasilkan uang.
Yang keempat : Membaca belum menjadi bagian dari hidup seseorang atau sekelompok orang bahkan yang ada dalam benaknya adalah yang penting hidup dan makan.
Yang kelima : Meskipun secara ekonomi termasuk kelompok mapan tetapi tidak pernah berpikir bahwa membaca itu penting sehingga berdampak pada keengganaan untuk menyisihkan sebagian wages untuk membeli media baca seperti buku, majalah dan sejenisnya.
Yang keenam : Adanya pola konsumtif yang berlebihan yang mengakibatkan timbulnya pola pikir yang sempit dan mengukur segala sesuatunya dari sisi materi belaka.
Yang ketujuh : adanya paradigm lama yang beranggapan bahwa yang hobi membaca itu cukup yang berkecimpung dalam dunia pendidikan dan sejenisnya.
Kesemuanya itu mau atau tidak mau memang telah menjadi bagian dari sebagian bangsa ini, oleh karenanya tidaklah mengherankan kalau kita baca dan cermati berbagai riset yang dilakukan baik oleh lembaga survei nasional maupun internasional, negeri ini terseok-seok dalam peringkat buncit dalam hal membaca.
Harus disadari oleh seluruh bangsa ini bahwa salah satu indikasi kemajuan suatu bangsa dan negara itu terlihat dari minat baca masyarakatnya. Suatu bangsa yang memiliki minat baca yang tinggi tentu akan berimplikasi pada aspek-aspek pendukung kemajuan dan kebesaran bangsa itu sendiri seperti aspek teknologi, ekonomi, budaya, sosial, politik dan lainnya. Bisa digambarkan bahwa bangsa-bangsa maju dan modern yang berhasil menemukan teknologi yang canggih, semua itu berawal dari strongly habit membaca yang pada gilirannya akan melahirkan para ilmuwan dalam berbagai bidang.
Bangsa yang besar ini tidak boleh selamanya tergantung pada ketersediaan resources yang melimpah sebagaimana kita miliki sekarang ini, yang menjadikan kita terlena dan bangga untuk sesaat belaka. Kita harus dapat memetik pelajaran dari jiran lain, seperti Singapura : sebuah negara kecil yang tidak memiliki resources yang cukup signifikan dibandingkan dengan Negara kita. Tetapi apa faktanya : dengan kekayaan resources yang melimpah, yang dimiliki bangsa ini justru tidak menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan makmur sebagaimana dicita-citakan oleh para pendahulu kita. Bahkan negara yang kecil seperti singapura justru menjelma sebuah kekuatan ekonomi yang maju tidak saja di asia tenggara bahkan di dunia. Negara jiran kita tersebut bahkan menjadi salah satu pusat bisnis yang tersibuk dan terbesar di dunia.
Apa yang sejatinya dilakukan oleh jiran kita tersebut tidak lain adalah adanya highly awareness bahwa mereka tidak memiliki cukup resources sehingga mereka mengembangkan human resources. Melalui sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul, apapun dapat dibuat dan dilakukan termasuk membangun kekuatan ekonomi yang mapan dan mandiri sebagaimana telah diperlihatkan oleh Singapura dan jiran-jiran kita lainnya di asia tenggara. Sumber daya manusia yang berkualitas dan unggul ini , sangatlah dekat dengan namanya bahan bacaan baik cetak ataupun elektrik sehingga membaca sudah menjadi bagian dari hidup dan menjadi suatu habit.
Menyadari kodisi yang demikian itu maka kita harus melakukan introspeksi diri dan segera berbenah diri tentang apa yang telah kita capai saat ini, khususnya berkaitan dengan minat baca. Menyikapi hal ini tentu kita tidak bisa berharap terlalu banyak dan akan mampu melakukan perubahan yang drastis dan dapat memperoleh hasil yang signifikan dalam waktu singkat. Kesemuanya itu harus dibangun, diawali dan dibiasakan sehingga perlahan tapi pasti kita akan memetik hasilnya di kemudian hari.
Untuk mengawalinya sejatinya tidaklah terlalu berat, asalkan kita memiliki keinginan dan kemauan yang kuat untuk melakukannya diantaranya melalui penanaman sejak dini pada generasi muda pada seluruh tingkatan pendidikan baik SD, SLTP, SLTA bahkan perguruan tinggi.
Akan tetapi sebelum kita menanamkan minat baca ini terhadap siwa ataupun mahasiswa kita, tentu yang tidak kalah pentingnya adalah harus kita tanamkan minat baca ini pada para pelaku pendidikan khususnya guru dan dosen. Ada kekuatiran bahwa dua pilar dalam pendidikan kita ini justru jauh dari dunia baca sehingga juga berimplikasi pada siswa dan mahasisiwa yang dididiknya. Jikalau demikian faktanya, mau tidak mau, suka atau tidak suka harus kita tanamkan bahkan harus dibiasakan untuk membaca sehingga semuanya dapat berjalan sesuai dengan apa yang kita rencanakan bahkan muncul keteladanan.
Setelah dua pilar pendidikan kita tersebut cukup familiar dengan dunia baca, maka dapat dilaksanakan penanaman minat baca tersebut pada siswa di semua jenjang pendidikan.
Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah merevitalisasi model pengajaran yang kita anut selama ini, apakah model pengajarannya berbasis pada guru/ dosen atau berbasis pada siswa/ mahasiswa.
Yang kedua, apakah ketersediaan sumber bacaan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan termasuk didalamnya updating sumber bacaan.
Yang ketiga, seberapa besar support dari semua pihak dalam menumbuhkan minat baca anak didik kita.
Model pengajaran yang berbasis pada guru, mendorong timbulnya pembenaran tentang apa yang disampaikan oleh guru bersangkutan dan menjadikannya the only learning sources. Ini tentu akan berimplikasi buruk pada siswa, diantaranya adanya ketergantungan yang sangat tinggi pada sosok seorang guru dan memungkinkan siswa tidak dapat belajar tanpa kehadiran seorang guru sehingga tidak pernah bisa belajar secara mandiri.
Adapun model pembelajaran yang berbasis pada siswa, merupakan model pembelajaran yang sejati sebagaimana dituangkan dalam tujuan pembelajaran yaitu siswa dapat menguasai pengetahuan atau kompetensi tertentu. Model ini berbasis pada active learning yang sangat memungkinkan siswa untuk mencari, menggali dan memperoleh sumber informasi yang sangat beragam dari berbagai sources. Dengan sendirinya, akan dapat menumbuhkan kreatifitas siswa dan lambat laun paradigma lama tentang model pembelajaran berbasis guru, yang telah terpatri dalam diri para pendidik hingga saat ini akan terdegradasi bahkan akan luntur.
Dengan active learning, terdapat beberapa advantages baik dari angel guru ataupun siswa. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber belajar, tetapi menjadi fasilitator yang tetap memegang kendali kelas dengan tanpa meminimalisir roles seorang guru. Dan dengan model ini, bukan berarti guru harus tidur pulas dan mempersilahkan siswa untuk belajar terus menerus sampai bored. Akan tetapi dengan sedikit mengurangi dominasi guru dalam kegiatan belajar mengajar, dan memberikan keleluasaan siswa untuk mendapat apa yang semestinya menjadi haknya yakni informasi maka akan memunculkan kemandirian siswa, khususnya dalam hal pencarian sumber belajar. Dengan pola ini, siswa mendapatkan porsi yang lebih untuk mendapatkan berbagai informasi dan dapat belajar secara mandiri dan tetap dalam bimbingan guru ( disesuaikan dengan kondisinya ). Apabila hal yang demikian dapat dilaksanakan secara kontinyu dan terprogram maka akan menjadikan suatu habit yang positif yang pada akhirnya akan menumbuhkan minat baca siswa. Dengan siswa yang telah memiliki habit yang tinggi dalam hal membaca, akan menghasilkan suatu sinergi yang positif dalam dunia pendidikan kita sekaligus sebagai embrio untuk menelorkan generasi-generasi muda yang kreatif, cerdas dan unggul.
Model active learning ini tentu perlu di support sehingga benar-benar dapat diaplikasikan dengan baik dan kontinyu sehingga dapat mencapai target yang jelas dan terukur. Diantaranya dengan ketersediaan sumber bacaan yang memadai baik dari sisi kualitas, kuantitas maupun updating-nya. Tidak dapat dibayangkan, jikalau kita memiliki sumber bacaan yang memadai baik kualitas dan kuantitas tetapi sudah out of date, tentu akan ketinggalan dengan perkembangan jaman yang demikian pesatnya. Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah terkait dengan distribusi sumber bacaan, jangan sampai sumber bacaan yang demikian luar biasa tersebut hanya dinikmati oleh sebagian kecil kalangan saja sehingga lepas dari target yang ada. Sementara pihak-pihak lain yang begitu memerlukannya justru tidak dapat menikmati dan memanfaatkannya. Selain itu, sumber belajar tersebut juga perlu diperhatikan maintenance-nya sehingga dapat tahan lama dan dapat dimanfaatkan oleh beberapa generasi kedepan.
Pengkondisian terhadap habit membaca dan dukungan sumber bacaan yang memadai sebagaimana dijelaskan diatas, perlu mendapatkan response dan support dari pihak terkait, khususnya keluarga, sekolah/ lembaga pendidikan lainnya, lingkungan. Faktor ini sangat penting dan cukup dominan dalam mendukung dan menumbuh kembangkan minat baca siswa. Bagaimana tidak suatu keluarga yang familiar dengan membaca, tentu akan men-stimulate anak untuk mengikuti dan meneladaninya sehingga membaca sudah menjadi kebutuhan bahkan sebagai bagian dari hidupnya. Sebaliknya lingkungan keluarga yang jauh dari habit membaca, tentunya akan memberikan efek negatif pada anak dalam hal membaca, yakni keengganan bahkan alergi dengan hal ini. Lingkungan sekolah yang dijadikan oleh sebagian siswa sebagai rumah atau lingkungan kedua setelah lingkungan keluarga, merupakan tempat yang dianggap cocok untuk mengapresiasikan dan mengaktualisasikan diri mereka. Demikian halnya dengan lingkungan masyarakat, juga akan memberikan efek yang tidak kecil dalam mendukung penumbuhan minat baca ini, baik yang terkait dengan ilmu agama, ilmu umum dan kemasyarakatan. Sebagaimana dapat kita jumpai bahwasanya anak-anak selepas menuntut ilmu di sekolah juga aktif belajar di lingkungan masyarakatnya baik di mushala/ masjid atau tempat lainnya.
Kesemuanya itu harus senantiasa bersinergi dalam menumbuh kembangkan minat baca anak-anak kita baik untuk jenjang pendidikan dasar ( TK dan SD ), pendidikan menengah ( SLTP dan SLTA ) juga pendidikan tinggi ( perguruan tinggi ). Hal ini tidak semata dibebankan pada sekolah atau lembaga pendidikan lainnya tetapi juga perlu support dari pihak lainnya seperti keluarga, masyarakat dan pemerintah sebagai pemegang dan pengambil policy.

[+/-] LANJUDKANN...

PENGETAHUAN JURNALISTIK MERUPAKAN MODAL BAGI SISWA

Pelatihan Jurnalistik diharapkan akan melahirkan penulis-penulis handal di masa yang akan datang, untuk itu pelatihan semacam ini harus terus dilaksanakan karena berhubungan dengan kemampuan dasar seorang Jurnalis dalam dunia Jurnalistik. Seorang Wartawan bukan hanya dibekali dengan pena, buku, rompi, tustel dan tape recorder tapi yang paling utama adalah skill menulis, karena seorang Wartawan atau Jurnalis harus dapat membuat tulisan yang layak. Hal ini disampaikan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan Ir. Piet Mustamu saat membuka Acara Pelatihan Jurnalistik bagi Siswa SMA/SMK bertempat di Aula Dinas Infokom Provinsi Maluku, Senin (7/7).
Menurutnya pelatihan Jurnalistik memang sangat baik karena sedikit banyak akan mengarahkan kemampuan kerja Jurnalis bagi pekerja pers, sehingga pelatihan untuk Siswa SMA/SMK sangat bagus sebab dengan pengenalan dasar pada tingkat anak-anak akan memungkinkan untuk ke depannya lahir wartawan-wartawan yang handal, karena dengan pemahaman terhadap pengetahuan Jurnalistik bisa menjadi modal penting bagi mereka yang berminat untuk ikut serta berkiprah dalam kehidupan pers. Apalagi di era Globalisasi peran Jurnalis cukup signifikan, sehingga dengan memahami pengetahuan Jurnalistik nantinya para Siswa dapat mengembangkan minat dan bakatnya di dunia Jurnalistik agar dapat mampu membaca dan menulis karya Jurnalistik, apalagi bila dilandasi dengan pemahaman yang baik terhadap dunia Jurnalistik.


Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi saat ini sangat cepat, semua peristiwa di dunia manapun bisa tersebar secara luas dalam hitungan menit, ini semua karena peran media massa, baik cetak maupun elektronik, untuk itu dengan pelatihan ini diharapkan para Siswa dapat menjadi Jurnalis yang professional baik di media cetak maupun elektronik serta dapat menjadi Jurnalis generasi baru dalam mewujudkan kualitas pendidikan dan meningkatkan wawasan Siswa yang mampu untuk mengubah dunia.


Gubernur juga menghimbau para Siswa untuk dapat memanfaatkan waktu dengan mengembangkan kreatifitas yang bermanfaat bagi masyarakat. Gunakan masa muda dengan baik dan isi dengan kegiatan yang bermanfaat termasuk di antaranya menulis dan membaca, melalui pelatihan ini kiranya dapat menumbuhkan minat baca untuk memunculkan talenta jurnalis dari Siswa yang nantinya bisa menggali potensi-potensi yang ada di Kota Ambon dan khususnya Provinsi Maluku untuk dikenal di luar baik melalui internet maupun media cetak dan elektronik. Sejalan dengan itu kita semua mempunyai tanggung jawab bersama untuk membangun dan mencerdaskan masyarakat Maluku melalui pelatihan ini dan semoga semakin meningkat minat baca dari para Siswa dalam rangka menambah dan meningkatkan wawasan di bidang jurnalistik di daerah ini.



http://www.malukuprov.go.id/?pilih=lihat&id=752

[+/-] LANJUDKANN...

PENGEMBANGAN BAKAT




PENGEMBANGAN BAKAT DAN MINAT

PENDAHULUAN
Belajar ataupun bekerja pada bidang-bidang yang diminati terlebih lagi didukung dengan bakat serta talenta yang sesuai, akan memberi semangat dalam mempelajari atau menjalaninya. Tapi serimgkali remaja memilih suatu jurusan atau bidang studi ksrena terbawa dan ikut teman-temannya, atau memilih bidang yang sedang popular, tanpa sempat mencerna terlebih dahulu dan memahami bidang yang akan dipelajari, menjadi apa setelah selesai sekolah ataupun lebih jauh lagi mengenali bidang pekerjaan seperti apa yang akan digelutinya sesuai dengan latar belakang pendidikannya tersebut.
Mengembangkan bakat dan minat bertujuan agar seseorang belajar atau dikemudian hari bisa bekerja di bidang yang diminatinya dan sesuai dengan kemampuan serta bakat dan minat yang dimilikinya sehingga mereka bisa mengembangkan kapabilitas untuk belajar serta bekerja secara optimal dengan penuh antusias.

Pengertian Bakat
Bakat adalah kemampuan bawaan yang merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan atau dilatih untuk mencapai suatu kecakapan, pengetahuan dan keterampilan khusus. Sehubungan dengan cara berfungsinya, ada 2 jenis bakat, yaitu:
1. Kemampuan pada bidang khusus. Misalnya bakat musik, melukis, dll.
2. Bakat khusus yang dibutuhkan sebagai perantara untuk merealisir kemampuan khusus , misalnya bakat melihat ruang (dimensi) dibutuhkan untuk merealisasi kemampuan di bidang taknik arsitek.
Bakat bukanlah merupakan sifat tunggal, melainkan merupakam sekelompok sifat yang secara bertimgkat membentuk bakat. Bakat baru muncul bila ada kesempatan untuk berkembang atau dikembangkan. Sehingga mungkin saja seseorang tidak mengetahui dan mengembangkan bakatnya sehingga tetap merupakan kemampuan yang latent.

Pengertian Minat
Menurut John Holland, minat adalah aktivitas atau tugas-tugas yang membangkitkan perasaan ingin tahu, perhatian, dan memberi kesenangan atau kenikmatan. Minat dapat menjadi indikator dari kekuatan seseorang di area tertentu di mana dia akan termotivasi untuk mempelajarinya dan menunjukkan kinerja yang tinggi. Bakat akan sulit berkembang dengan baik apabila tidak diawali dengan adanya minat pada bidang yang akan ditekuni.

Tes Bakat
Tes bakat bertujuan membantu memberikan gambaran mengenai kemampuan seseorang di berbagai minatnya di bidang-bidang tertentu, untuk kemudian merencanakandan membuat keputusan mengenai pilihan pendidikan atau pekerjaan. Melalui tes bakat akan diperoleh gambaran mengenai berbagai bidang kemampuan dan minat seseorang. Hasil tes bakat tidak dapat menentukan dengan mutlak pekarjaan atau karir apa yang harus dijalani.
Setiap orang mempunyai bakat-bakat tertentu, masing-masing dalam bidang dan derajat yang berbeda-beda. Guru, orang tua, pembimbing perlu mengenal bakat anak-anaknya sehingga dapat memberikan pendidikan dan menyediakan pengalaman sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Mengembangkan Bakat dan Minat Remaja
Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak ke masa dewasa. Pada periode ini anak mencapai kematangan fisik dan diharapkan pula disertai dengan kematangan emosi dan perkembangan sosialnya. Karena masa peralihan maka remaja pada umumnya masih ragu-ragu akan perannya dan menimbulkan krisis identitas. Dalam usaha menemukan jati dirinya dalam arti mengatahui kebutuhan-kebutuhan pribadi serta tujuan yang ingin dicapai dalam hidupnya, maka pengembangan bakat dan minat remaja sangat penting. Dan dalam mengembangkan kompetensinya remaja tetap membutuhkan bimbingan dari orang tua dan lingkungan rumah maupun sekolah.
Beberapa hal yang perlu dilakukan orang tua, guru atau lingkungan terdekat anak untuk mengambangkan bakat dan minat adalah:
a. sejak usia dini cernati berbagai kelebihan, ketrampilan dan kemampuan yang tampak menonjol pada anak.
b. Bantu anak dalam meyakini dan fokus pada kelebihan dirinya.
c. Kembangkan konsep diri positif pada anak.
d. Perkaya anak dengan berbagai wawasan, pengetahuan, serta pengalaman di berbagai bidang.
e. Usahakan berbagai cara untuk meningkatkan minat anak untuk belajar dan menekuni bidang-bidang yang menjadi kelebihannya.
f. Tingkatkan motivasi anak untuk mengembangkan dan melatih kemampuannya.
g. Stimulasi anak untuk meluaskan kemampuannya dari satu bakat ke bakat yang lain.
h. Berikan penghargaan dan pujian untuk setiap usaha yang dilakukan anak.
i. Sediakan fasilitas atau sarana untuk mengembangkan bakat anak.
j. Dukung anak untuk mengatasi berbagai kesulitan dan hambatan dalam mengembangkan bakatnya.
k. Jalin hubungan baik antara orang tua, guru, dengan anak atau remaja.

Hal-hal yang perlu dicermati dalam mengembangkan bakat dan minat remaja, yaitu:
a. Mengikuti minat teman.
Usia remaja adalah masa perkembangan yang ditandai dengan solidaritas tinggi terhadap teman-teman sebayanya. Remaja kurang memahami siapa dirinya, memiliki kebutuhan yang besar untuk berada dan diakui dalam kelompoknya. Hal ini seringkali membuat remaja mengikuti minat temannya, memilih bidang yang sebenarnya kurang sesuai dengan bakat dan minatnya. Untuk memilih bidang-bidang yang akan dikembangkannya, remaja perlu berdiskusi, mencari masukan dan bertukar pikiran dengan orang tuanya.
b. Penelusuran bakat dan minat secara dangkal.
Memperhatikan bakat dan minat anak membutuhkan usaha yang serius dan berkesinambungan. Tes bakat pada umumnya memadukan kemampuan intelektual ataupun ketrampilan dengan bakat dan minat yang dimiliki seseorang. Kemampuan tinggi tanpa didukung oleh minat akan membuat anak bisa berhasil dalam pendidikannya akan tetapi antusiasme untuk mempelajarinya kurang tinggi minat dan bakat yang tinggi di suatu bidang tanpa didukung kemampuan akan membuat seseorang membutuhkan tenaga dan usaha ekstra keras untuk mencapainya. Selain hal tersebut tentunya di manapun seseorang belajar dan bekerja dibutuhkan motivasi belajar, daya juang dan ketekunan.

Banyak orang tidak selalu mudah menemukan bakat dan minat yang tepat, karena beberapa hal:
a. Siswa belum secara sengaja menjajagi kemampuan, bakat serta minatnya.
b. Kurangnya wawasan bidang studi atau lapangan pekerjaan yang ada.
c. Tidak ada masukan dari lingkungan mengenai kelebihan dalam kemampuan atau bakatnya.
d. Siswa belajar tanpa tahu kegunaan dan tujuan dari bidang studi yang dipelajarinya.
e. Bidang yang diminati dan bakat yang dimiliki bervariasi.
f. Bakat yang ada belum terasah atau kurang mendapat kesempatan untuk dikembangkan sehimgga tidak nampak.
g. Perasaan tidak mampu atau tidak berbakat dari pribadi yang bersangkutan ataupun dari lingkungannya.

Seseorang bisa mengenal bidang studi atau pekerjaan tertentu karena:
a. Memperoleh informasi mengenai berbagai bidang studi atau pekerjaan.
Membuka wawasan anak dengan mencari atau memberi informasi, misalnya membawa anak dalam lingkungan orang tua membuat anak tahu dan kenal bidang yang digeluti orang tua. Terlebih lagi ketika orang tua menceritakan berbagai hal positif mengenai lingkup kerjanya, manfaatnya untuk orang lain ataupun lingkungan,akan membawa anak untuk menjadi ahli kimia.
b. Berkaitan dengan pelajaran di sekolah.
Misalnya seorang anak tertarik di bidang kimia karena gurunya mengajar kimia sedemikian menariknya sehingga dia memutuskan untuk menjadi ahl kimia.
c. Seorang siswa SMA berniat masuk Fakultas Kedokteran akan tetapi pada saat dia akan mendaftar dia bahwa Bioteknologi masa kini sedang populer dan menarik, dan setelah mencoba menjajagi dia kemudian memilih bioteknologi dan berhasil berprestasi dengan baik karena suka.
d. Secara kebetulan atau tidak sengaja mendapat informasi.

Jadi manusia memiliki banyak kemampuan dan bakat yang masih merupakan potensi namun hanya sedikit sekali dari kemampuan tersebut teraktualisasi.


[+/-] LANJUDKANN...

Kamis, 22 Oktober 2009

referensi karya ilmiah 2


Kegiatan pembelajaran seni terbagi menjadi dua yaitu kegiatan kreasi dan
kegiatan apresiasi. Kreasi merupakan proses penciptaan karya sedangkan apresiasi adalah
pengamatan terhadap karya. Apresiasi seni merupakan tindakan untuk memahami serta
menghayati tata nilai dari suatu objek sehubungan dengan kualitas estetis yang
menimbulkan dorongan untuk mengamati, memahami, menghayati dan menghargai.
Kegiatan apresiasi di sekolah memiliki peranan penting dalam mengasah kepekaan siswa
terhadap karya seni. Sehingga perlu adanya strategi khusus dalam mengajar apresiasi
agar tujuan pembelajaran apresiasi seni pada diri siswa tercapai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kondisi guru, (2) strategi guru
dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran apresiasi seni rupa, (3) konsep guru tentang
apresiasi dan strategi di SMP Negeri se-Kecamatan Kepanjen. Rancangan penelitian ini
adalah penelitian deskriptif kuantitatif, sedangkan untuk pengumpulan datanya dengan
angket yang disajikan untuk guru seni budaya di SMP Negeri se-Kecamatan Kepanjen
yang berjumlah 10 orang. Teknik analisis dengan teknik prosentase, selanjutnya hasil
prosentase dideskripsikan sesuai dengan klasifikasi semua, banyak, cukup dan kurang.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan (1) bahwa semua guru
berpendidikan S1 dan cukup banyak yang berlatar belakang pendidikan seni rupa.
Banyak juga guru yang pernah mengikuti kegiatan pelatihan dan seminar, selain itu
semua guru menjabat tugas lain selain mengajar, (2) semua guru membuat perencanaan
(RPP) terlebih dahulu dan cukup berimbang antara guru yang menerapkan RPP dengan
guru yang tidak menerapkan perencanaan tersebut. Semua guru dalam pembelajaran
apresiasi menggunakan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Sedangkan guru yang
menggunakan metode karya wisata dan demonstrasi cukup banyak. Dalam menerapkan
metode mengajar untuk kegiatan apresiasi, banyak guru mengalami kesulitan. Oleh
karena itu semua guru perlu menggunakan metode khusus dalam pembelajaran apresiasi
seni rupa. Selain itu semua guru juga menggunakan prosedur pembelajaran, (3)
pemahaman guru mengenai apresiasi semuanya memaknai apresiasi seni dengan kegiatan
berpameran. Dalam pembelajaran apresiasi cukup banyak guru memiliki tujuan untuk
mengasah kepekaan siswa terhadap objek seni. Kemudian yang terakhir cukup banyak
guru yang memahami strategi pembelajaran sebagai penerapan metode tertentu.
Setelah melihat hasil penelitian ini disarankan untuk penelitian selanjutnya agar
menggunakan metode kualitatif dan memperhatikan faktor yang mempengaruhi strategi
guru dalam pelaksanaan pembelajaran apresiasi seni rupa.

[+/-] LANJUDKANN...

APRESIASI SENI [karya ilmiah]


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap sosial pada anak yang mengikuti pendidikan apresiasi seni. Subjek dalam peristiwa ini terbagi menjadi Subjek utama dan Subjek pendukung. Subjek utama adalah empat orang siswa SD AL-IRSYAD Surakarta yang mengikuti Pendidikan Apresiasi Seni, sedangkan Subjek pendukung terdiri dari empat wali murid atau orang tua siswa yang bersangkutan dan dua orang guru pendamping. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa sikap sosial pada anak yang mengikuti pendidikan apresiasi seni dapat tercermin pola pikir, cara pandang, perasaan dan tingkah laku atau tindakan anak pada objek atau lingkungan sosial yang ada. Dalam hal ini dapat dilihat dari aspek kognitif Subjek yang memiliki pengetahuan, pengertian, dan pemahaman bahwa dalam kehidupan sehari-hari terdapat bermacam-macam perbedaan, namun tetap saling menghormati dan menerima. Pada aspek afektif dan aspek konatif yang dimiliki oleh Subjek menunjukkan adanya perasaan senang dapat mengenal, berteman dengan siapapun serta adanya kepedulian terhadap sesama. Subjek juga bersedia memberikan pertolongan kepada orang lain tanpa memandang segala perbedaan seperti beda suku, beda agama, beda budaya , dan lain sebagainya. Pembentukan sikap sosial pada anak yang mengikuti Pendidikan Apresiasi Seni, dipengaruhi oleh faktor orang tua dan guru, faktor kebudayaan di tempat tinggal masing-masing, dan faktor lembaga pendidikan dan ajaran agama. Masing-masingnya mengarahkan anak mempunyai sikap sosial yang baik melalui penanaman pengetahuan dan contoh, adanya pembiasaan bersosialisasi dengan orang lain baik yang memiliki kesamaan suku, agama, budaya, dan lainnya maupun yang tidak. Serta pemberian penjelasan da ri sekolah dan ajaran agama tentang berkomunikasi, berhubungan dengan sesama manusia, termasuk didalamnya didukung oleh kegiatan Pendidikan Apresiasi Seni yang diikuti anak di sekolahnya.

[+/-] LANJUDKANN...

Senin, 19 Oktober 2009

The Resistance: Simfoni Perlawanan ala Muse



Tiga tahun absen bikin album, Muse kembali dengan album kelima mereka 'The Resistance'. Sebuah album berbumbu simfoni orkestra yang kental dengan tema-tema perlawanan.

Kecintaan trio asal Inggris ini terhadap nuansa klasik dan orkestra yang mereka dengungkan sejak album 'Absolution' (2003) dan 'Blackholes and Revelations' (2006) bisa didengar lagi di album ini. Muse bahkan memberi porsi agak lebih besar untuk aransemen dengan suara piano klasik, biola dan synthesizer di sini.

'The Resistance' dibuka dengan single pertama, Uprising, yang megah namun tetap terkesan cadas seperti kebanyakan lagu mereka selama ini. Nada perlawanan sudah didendangkan dari sini. Simak saja lirik, "The will not force us, they will stop degrading us, we will be victorious," yang diteriakkan sang vokalis, Matt Bellamy di bagian reff.

Lagu 'United States of Eurasia' bahkan mengingatkan kita kepada lagu-lagu milik Queen. Lagu yang kental dengan aransemen piano ini juga menampilkan harmonisasi vokal yang tak kalah dahsyat. Tentu saja juga masih ditemani dengan lirik-lirik puitis yang khas bikinan sang vokalis.

Pada lagu 'Unnatural Selection' dan 'MK Ultra', Muse memperlihatkan kebolehan mereka menggeber gitar, bass dan drum dengan tempo cepat. Desiran kasar dari gitar dan bass cocok bari penggemar Muse yang rindu mendengarkan single-single bernuansa space rock milik mereka seperti 'New Born' dan 'Bliss'.

Well, meski sebagian besar lagu bertema penentangan, Muse masih memberikan tempat bagi lagu-lagu dengan tema cinta. Simak saja 'Undisclosed Desires', 'Guiding Light' dan 'I Belong To You' yang ringan dan catchy.

Ingin berdansa ketika mendengarkan 'Undisclosed Desires'? Silakan saja karena beat yang tersaji memang cocok untuk membuat Anda bergoyang. Lirik "I want to reconcile the violence in your heart I want to recognize your beauty's not just a mask, I want to exorcise the demons from your past, I want to satisfy the undisclosed desires in your heart," menjadikan lagu ini semakin berkesan seksi.

'The Resistance' diakhiri dengan lagu sepanjang 15 menit yang dibagi ke dalam tiga bagian, 'Exogenesis'. Bellamy tak hanya memainkan peranannya sebagai vokalis di sini, tetapi juga menjadi pianis dan komposer. Sebuah tembang klasik yang cocok untuk mengakhiri sebuah album yang simfonikal.

Daftar track album 'The Resistance' Muse:
1. Uprising
2. Resistance
3. Undisclosed Desires
4. United States of Eurasia
5. Guiding Light
6. Unnatural Selection
7. MK Ultra
8. I Belong to You
9. Exogenesis: Symphony Part 1 (Overture)
10. Exogenesis: Symphony Part 2 (Cross-Pollination)
11. Exogenesis: Symphony Part 3 (Redemption)

[+/-] LANJUDKANN...

Jumat, 16 Oktober 2009

Gempa, Penggemar Nidji Kocar-kacir



berpusat di Ujung Kulon menggoyang rilis album Nidji. Para penggemar Nidji pun kocar-kacir meninggalkan acara rilis.

Ratusan Nidjiholic (penggemar Nidji.red) ikut menghadiri rilis album 'Let's Play' di Annex Building lantai 12, Hotel Nikko, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2009). Tiba-tiba tanah pun bergoyang.

Mereka pun sempat ditenangkan oleh keamanan setempat. Banyak reaksi muncul dari mereka.

"Tenang, tenang. Kalau gue mati gimana," ujar seorang Nidjiholic yang panik.

Namun goyangan tak berlangsung lama. Setelah berhamburan keluar gedung akhirnya mereka tenang. Acara rilis pun terpaksa tertunda sejenak.

Sementara para personel Nidji pun ikut diamankan petugas. Mereka bertahan di dalam gedung untuk melanjutkan pertunjukan.

[+/-] LANJUDKANN...

Dicap Plagiat Giring: Kasih d'Masiv Kesempatan



Cap band plagiat menempel lekat pada d'Masiv. Komentar baik dan miring pun berdatangan dari para musisi. Tapi di mata Giring 'Nidji', d'Masiv seharusnya diberi kesempatan.

"d'Masiv itu masih band baru. Kasih d'Masiv kesempatan," ujar Giring kepada detikhot ditemui di kantor Rolling Stone, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2009) dini hari.

Menurut Giring, apa yang tengah dialami d'Masiv saat ini adalah sebuah cobaan. Sebagai sesama musisi dan sahabat, Giring mendukung langkah d'Masiv.

"Mereka tuh musisi hebat, cuma itu pasti ketidaksengajaan. Kita support aja," jelas vokalis berambut keriting itu.

Sementara itu Rian cs tahun ini rencananya akan menelurkan karya terbaru mereka. Pada saat itulah perhatian besar akan tercurah pada band jebolah Wanted 2007 tersebut. Kita lihat saja apa yang terjadi!

[+/-] LANJUDKANN...