THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES
Tampilkan postingan dengan label MUSIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUSIK. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Desember 2009

JellyFish Band



Jellyfish mulai terbentuk diakhir tahun 2008,di saat bulan Desember. Dipertengahan bulan tahun 2008, jellyfish masih bernama “Flush Unko Bye-Bye” yang dahulu mencover lagu-lagu dari Antic Café (an-café) dengan 5 personil yaitu Kay, Taku, Iru, Bio, Tian.Di bulan November 2008 terjadi perpecahan di band ini karena sang vokalis Kay akan melanjutkan studinya di Jepang, dan terpaksa Flush pun kosong vokalis.Akhirnya keempat personil yang tersisa memutuskan untuk mencari vokalis baru. Di bulan November 2008, Flush pun berganti nama menjadi Jellyfish, Posisi vokalis diganti oleh Aria.
Jellyfish pun berganti genre musik dari oshare kei ke Visual kei Contoh : Alice Nine, Vidoll, TheGazette,dll. Lagu-lagu yang dimainkan Jellyfish kebanyakan bernuansa J-rock dan sedikit sentuhan-sentuhan J-pop juga didalamnya.
Jellyfish atau biasa disingkat dg nama “J.F” ini terbentuk oleh 5 personil yaitu Aria (vokal), Taku (gitar), Bio (gitar), Iru (bass), Tian (Drum), dan juga Aline (manager) yang selalu setia mendampingi jellyfish setiap saat. Disetiap live performance Jellyfish juga memiliki beberapa personil additional seperti Dayat (keyboard ) dan Ryo(keyboard). Walaupun saat ini Jellyfish masih menjadi covering band tapi ini tidak menutup kemungkinan Jellyfish untuk berkarya dengan lagu-lagu original pula.
Jellyfish juga terus berusaha keras untuk berkembang dan lebih baik lagi dalam bermusik untuk kedepannya, dan meningkatkan kualitas musik sebaik-baiknya untuk lebih maju di dunia permusikan J-indo maupun Publik di masa depannya.
aaamiin...

see more on :
http://www.facebook.com/group.php?gid=99024542741#/Jellyfish.Band?v=info&ref=ts

kunjungi forumya di :
http://z10.invisionfree.com/Jellyfish_addiction

[+/-] LANJUDKANN...

Sabtu, 28 November 2009

Agnes Monica Jadi Favorit di MIA 2009



Rabu (25/11/2009) malam, MTV Indonesia Awards (MIA) kembali digelar. Penyanyi Agnes Monica pun sukses menjadi jawara di nominasi Most Fav. Female Artist.

"Penghargaan ini saya tujukan untuk anak-anak muda yang percaya dengan mimpinya," ujarnya saat menerima penghargaan tersebut di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2009).

Di kategori Most Fav. Female Artist, Agnes berhasil mengalahkan beberapa penyanyi lainnya. Di antaranya penyanyi senior Melly Goeslaw, BCL, Gita Gutawa dan Sherina yang sebelumnya sukses meraih penghargaan Best Video Of The Year.

Band remaja Pee Wee Gaskins menjadi juara di kategori Best Cutting Edge Artist. Lewat lagu andalan 'Di balik Hari Esok', mereka menundukan Superman Is Dead, Netral, Rocket Rockers dan Endah & Rhesa.

Sementara penghargaan Best Model On Clip diraih oleh Fitri Tropika. Ia sukses mendapat penghargaan itu lewat aksi kocaknya di video klip 'Status Palsu' milik Vidi Aldiano.

[+/-] LANJUDKANN...

Cinta Laura Tiru Lady Gaga



Kepopuleran Lady Gaga sampai juga ke telinga aktris yang kini mencicipi dunia nyanyi, Cinta Laura. Cinta pun meniru gaya Lady Gaga di album terbarunya.

Cinta meniru penyanyi asal Amerika Serikat itu dalam single terbarunya 'Uang atau Cinta.' "Genrenya electro pop seperti Lady Gaga," jelas dara 16 tahun itu saat ditemui di Jl. Gaharu 2, No. 18, Cipete, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11/2009).

Rupanya bukan hanya Lady Gaga yang ditiru Cinta di album terbarunya. Untuk rilis album perdananya pada 23 Januari mendatang, dara keturunan Jerman itu mencoba mengaplikasikan konsep saat Black Eyed Peas manggung di acara The Oprah Winfrey Show.

"Konsepnya bombastis karena akan ada 3.000 dancer," tuturnya.

Cinta cukup optimis album terbarunya bisa diterima. Apalagi belum lagi dirilis, single andalan dari album tersebut, Uang atau Cinta' sudah dipilih untuk menjadi soundtrack sebuah game online.

"Lagu ini dipakai untuk game online dance yang punya dua juta member," ujar Cinta yang tidak suka menyanyikan lagu bertema sakit hati ataupun mendayu-dayu.

[+/-] LANJUDKANN...

PETERPAN RAHASIAKAN NAMA BARUNYA



Ariel, Lukman, Reza dan Uki kini tak lagi memakai nama Peterpan saat manggung. Memakai nama baru? Belum. Tak mau dicontek band lain, Ariel cs masih merahasiakan nama baru band mereka.

"Kalau dikasih tahu bahaya. Main aman saja. Takut dipatenin orang," ujar Ariel saat ditemui usai tampil di MTV Indonesia Awards 2009 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (25/11/2009) malam.

Nama baru pengganti Peterpan akan diumumkan Ariel dan kawan-kawan pada Januari 2010 mendatang. Kabarnya pengumuman nama tersebut dibarengi dengan peluncuran album baru.

Sejak tak lagi memakai nama Peterpan, para pria asal Bandung itu menggunakan nama mereka masing-masing untuk manggung. Ariel, Lukman, Reza dan Uki itulah sebutan sementara untuk band dengan hits 'Ada Apa Denganmu' tersebut.

Selain mempunyai nama baru, kini juga ada lagi yang gres dari Ariel cs. Mereka menambah pesonil yaitu David sebagai bassis.

David didapat melalui audisi. Setelah ngejam bareng, ternyata permainannya dianggap cocok dan akhirnya mulai eksis bersama Ariel cs di album 'Hari Yang Cerah...

[+/-] LANJUDKANN...

JAZZ GOES TO CAMPUS DATANG LAGIIIII



Jazz Goes To Campus (JGTC) datang lagi. Dalam usianya yang ke-32 ini, JGTC menghadirkan dua musisi dari negara tetangga, Singapura dan Malaysia.

Olivia Ong & O2Q dan Tokyo Blue akan eksis di JGTC ke-32 yang digelar Minggu (29/11/2009). Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, JGTC diadakan di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia.

Ada tiga panggung yang siap memeriahkan JGTC ke-32. Sekitar 35 artis lokal dan internasional akan mengisi tiga panggung tersebut.

Pagelaran JGTC ke-32 mengambil tema “Sense of Rejuvenation”. Arti kata rejuvenation itu sendiri mencoba mengambil esensi dari pembaharuan, revitalisasi, penyegaran kembali, ataupun menghidupkan kembali musik jazz di Indonesia.

Siap menonton JGTC? Ini dia daftar sebagian artis yang akan tampil, Balawan Quartet feat. Didiet Violin, Barry Likumahuwa, & Ireng Maulana, Olivia Ong & 02Q, Tokyo Blue, YWF (Yovie Widianto Fusion Band), ESQI:EF (Syaharani and The Queenfireworks), Maliq & d'Essentials, Barry Likumahuwa Project feat. Margie Segers, ecoutez!, Andre Hehanusa and 20:20 Star, Soulvibe dan masih banyak lagi.

[+/-] LANJUDKANN...

Jumat, 20 November 2009

Jelang Konser Singapura, Green Day Sibuk Urusi Penghargaan



Konser terdekat Green Day dengan Indonesia akan berlangsung di Singapura, 14 Januari mendatang. Tapi sebelumnya Green Day sibuk mengurusi penghargaan.

Di Roseland Ballroom, New York, 19 November waktu setempat Green Day berhasil menyabet penghargaan tertinggi, Best Performing Woodie Awards 2009. Mereka bersanding dengan King of Leon yang mendapat piala Woodie of the Year. Sayangnya Green Day tak bisa hadir dan hanya muncul via video.

Belakangan, band trio punk itu memang sedang konsen mengurusi hal lain. Teater 'American Idiot' yang terinspirasi dari album mereka tengah berlangsung di Berkeley, California. Banyak tanggapan positif dari pada kritikus untuk pertunjukan tersebut.

Dikutip detikhot dari LA Times, Jumat (20/11/2009) Billie Joe Armstrong cs berharap pertunjukan itu memenangkan piala Grammy 2010. Bicara soal penghargaan, pelantun hits '21 Guns' itu juga akan eksis di American Music Awards pada 22 November mendatang.

Green Day dipastikan akan tampil di acara tersebut. Mereka juga berhasil mendapatkan nominasi Best Alternative Rock. Green Day bersaing dengan Kings of Leon dan Shinedown.

Sementara urusan penghargaan jalan terus, band yang baru saja bangun dari cuti panjangnya itu tetap menjalankan sejumlah konser. Delapan konser Green Day akan berlangsung di Australia selama Desember. Disusul dengan dua konser di New Zealand. Sebelum tampil di Singapura mereka akan mampir ke Bangkok, Thailand

[+/-] LANJUDKANN...

Nidji Sedih Penggemarnya Jadi Fans D'Masiv



Belum lama ini, Nidji sedih kehilangan salah satu fans setianya yang bernama Ayu. Setelah sekian lama mengikuti karir Giring Cs, kini perempuan itu memilih untuk menjadi Masiver alias penggemar D'Masiv.

Giring mengaku Ayu sering ikut kemana pun Nidji menggelar konser. Bahkan beberapa kali, ia sempat menyambangi rumah Giring pagi-pagi hanya untuk menemuinya.

"Tapi sekarang dia sudah jadi Masiver," ujar sang vokalis saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (20/11/2009) malam.

Namun Giring enggan untuk mengungkapkan kenapa Ayu berpindah haluan. Ia hanya merasa tenang karena Ayu sudah punya komunitas baru.

"Merasa tenang juga karena kalau dia (Ayu) ngikutin kita kemana-mana nggak ada yang jagain," jelasnya.


[+/-] LANJUDKANN...

Senin, 19 Oktober 2009

The Resistance: Simfoni Perlawanan ala Muse



Tiga tahun absen bikin album, Muse kembali dengan album kelima mereka 'The Resistance'. Sebuah album berbumbu simfoni orkestra yang kental dengan tema-tema perlawanan.

Kecintaan trio asal Inggris ini terhadap nuansa klasik dan orkestra yang mereka dengungkan sejak album 'Absolution' (2003) dan 'Blackholes and Revelations' (2006) bisa didengar lagi di album ini. Muse bahkan memberi porsi agak lebih besar untuk aransemen dengan suara piano klasik, biola dan synthesizer di sini.

'The Resistance' dibuka dengan single pertama, Uprising, yang megah namun tetap terkesan cadas seperti kebanyakan lagu mereka selama ini. Nada perlawanan sudah didendangkan dari sini. Simak saja lirik, "The will not force us, they will stop degrading us, we will be victorious," yang diteriakkan sang vokalis, Matt Bellamy di bagian reff.

Lagu 'United States of Eurasia' bahkan mengingatkan kita kepada lagu-lagu milik Queen. Lagu yang kental dengan aransemen piano ini juga menampilkan harmonisasi vokal yang tak kalah dahsyat. Tentu saja juga masih ditemani dengan lirik-lirik puitis yang khas bikinan sang vokalis.

Pada lagu 'Unnatural Selection' dan 'MK Ultra', Muse memperlihatkan kebolehan mereka menggeber gitar, bass dan drum dengan tempo cepat. Desiran kasar dari gitar dan bass cocok bari penggemar Muse yang rindu mendengarkan single-single bernuansa space rock milik mereka seperti 'New Born' dan 'Bliss'.

Well, meski sebagian besar lagu bertema penentangan, Muse masih memberikan tempat bagi lagu-lagu dengan tema cinta. Simak saja 'Undisclosed Desires', 'Guiding Light' dan 'I Belong To You' yang ringan dan catchy.

Ingin berdansa ketika mendengarkan 'Undisclosed Desires'? Silakan saja karena beat yang tersaji memang cocok untuk membuat Anda bergoyang. Lirik "I want to reconcile the violence in your heart I want to recognize your beauty's not just a mask, I want to exorcise the demons from your past, I want to satisfy the undisclosed desires in your heart," menjadikan lagu ini semakin berkesan seksi.

'The Resistance' diakhiri dengan lagu sepanjang 15 menit yang dibagi ke dalam tiga bagian, 'Exogenesis'. Bellamy tak hanya memainkan peranannya sebagai vokalis di sini, tetapi juga menjadi pianis dan komposer. Sebuah tembang klasik yang cocok untuk mengakhiri sebuah album yang simfonikal.

Daftar track album 'The Resistance' Muse:
1. Uprising
2. Resistance
3. Undisclosed Desires
4. United States of Eurasia
5. Guiding Light
6. Unnatural Selection
7. MK Ultra
8. I Belong to You
9. Exogenesis: Symphony Part 1 (Overture)
10. Exogenesis: Symphony Part 2 (Cross-Pollination)
11. Exogenesis: Symphony Part 3 (Redemption)

[+/-] LANJUDKANN...

Jumat, 16 Oktober 2009

Gempa, Penggemar Nidji Kocar-kacir



berpusat di Ujung Kulon menggoyang rilis album Nidji. Para penggemar Nidji pun kocar-kacir meninggalkan acara rilis.

Ratusan Nidjiholic (penggemar Nidji.red) ikut menghadiri rilis album 'Let's Play' di Annex Building lantai 12, Hotel Nikko, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2009). Tiba-tiba tanah pun bergoyang.

Mereka pun sempat ditenangkan oleh keamanan setempat. Banyak reaksi muncul dari mereka.

"Tenang, tenang. Kalau gue mati gimana," ujar seorang Nidjiholic yang panik.

Namun goyangan tak berlangsung lama. Setelah berhamburan keluar gedung akhirnya mereka tenang. Acara rilis pun terpaksa tertunda sejenak.

Sementara para personel Nidji pun ikut diamankan petugas. Mereka bertahan di dalam gedung untuk melanjutkan pertunjukan.

[+/-] LANJUDKANN...

Dicap Plagiat Giring: Kasih d'Masiv Kesempatan



Cap band plagiat menempel lekat pada d'Masiv. Komentar baik dan miring pun berdatangan dari para musisi. Tapi di mata Giring 'Nidji', d'Masiv seharusnya diberi kesempatan.

"d'Masiv itu masih band baru. Kasih d'Masiv kesempatan," ujar Giring kepada detikhot ditemui di kantor Rolling Stone, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2009) dini hari.

Menurut Giring, apa yang tengah dialami d'Masiv saat ini adalah sebuah cobaan. Sebagai sesama musisi dan sahabat, Giring mendukung langkah d'Masiv.

"Mereka tuh musisi hebat, cuma itu pasti ketidaksengajaan. Kita support aja," jelas vokalis berambut keriting itu.

Sementara itu Rian cs tahun ini rencananya akan menelurkan karya terbaru mereka. Pada saat itulah perhatian besar akan tercurah pada band jebolah Wanted 2007 tersebut. Kita lihat saja apa yang terjadi!

[+/-] LANJUDKANN...

NIDJI RENDAH HATI DI ALBUM KETIGA


Nidji kembali beraksi dengan debut album barunya. Kalau di album pertama dan kedua Nidji lebih aktraktif, kali ini Giring cs akan lebih rendah diri.

Album terbaru Nidji berjudul 'Lets Play' dan lagu 'Sang Mantan' didapuk jadi lagu andalannya. Lama penggarapannya pun diakui sang vokalis, Giring sedikit lama, yaitu lima bulan.

"Dalam album pertama, Nidji banyak eksperimen. Album kedua kita lebih dalam aksi panggung, dan di album ketiga kita coba lebih rendah hati dan lebih simpel," kata Giring saat peluncuran album barunya bersama Nidjiholic di Hotel Nikko, Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2009).

Tiga kali menelurkan album, membuat Nidji merasa harus berkembang dalam hal penggarapan lagu. Maka itu, Giring cs kali mengedepankan kejujuran hati dalam penggarapan album. Hal mereka lakoni sejak menggarap lagu 'Laskar Pelangi'.

Kesebelas lagu dalam album 'Lets Play' itu kebanyakan dibuat oleh sang vokalis. Namun bukan berarti personil lain tak berkarya, mereka juga menciptakan lagu dengan mengedepankan perasaan.

"Di album ini tiap lagu adalah kejujuran dari kita," tegas Giring.


[+/-] LANJUDKANN...

Minggu, 04 Oktober 2009

Ini Dia Hentakan Paramore di 'Brand New Eyes'!

Setelah sukses dengan album 'All We Know is Falling' dan meledak lewat 'Riot!', Paramore menunjukan eksistensinya mengisi soundtrack film 'Twilight'. Dengan menyumbangkan 2 lagu bertajuk 'Decode' dan 'I Caught My Self'.

Kini, band bergenre altenatif rock-pop punk-emo asal Tennessee, USA tersebut merilis album teranyar mereka yang berjudul 'Brand New Eyes'. Baru saja sepenkan band digawangi Hayley Williams (vokal), Josh Farro (gitar), Zac Farro (drum), Jeremy Davis (bass), dan Taylor York (gitar) tersebut album ketiganya itu langsung merajai tangga lagu dunia.

Kita simak karya terbaru mereka yuks. Album dibukan dengan 'Careful' yang super beat. Namun yang terpilih sebagai single pertama yaitu 'Ignorance'.

Ingin yang lebih slow? Coba dengarkan 'Playing God', 'Turn it Off', 'The Only Exception' juga 'Misguided Ghost'. Paramore tahu benar bagaimana cara memainkan emosi pendengarnya lewat musik ataupun liriknya.

'Misguided Ghost' bahkan terkesan sangat mellow dengan alunan gitar akustik. Sedikit mengingatkan pada karya Kings of Convenience. Semua lagu di album ini tahu benar bagaimana menghentak semangat penggemarnya. Hati-hati Anda bisa termanjakan lewat 'All I Wanted' yang dipilih sebagai penutup.

Daftar track album 'Brand New Eyes':
1. Careful
2. Ignorance
3. Playing God
4. Brick by Boring Brick
5. Turn It Off
6. The Only Exception
7. Feeling Sorry
8. Looking Up
9. Where the Lines Overlap
10. Misguided Ghosts
11. All I Wanted

[+/-] LANJUDKANN...